Untuk Huruf  “D”  sendiri  dikreasikan menyerupai Kail (joran) dan Sampan yang artinya bahwa LAZ DPU harus foKus pada pemberdayaan bukan pada penyaluran konsumtif “berilah kail bukan ikan – dengan kail mampu mendapatkan ikan berkali-kali, sedang ikan habis dalam sehari”

Garis Putih melintang di antara huruf “P” dan “U” yang memiliki arti

  1. Bahwa LAZ DPU Kaltim harus menjadi lembaga pengelola Zakat yang ADIL dalam pengelolaanya untuk membangun kepercayaan masyarakat.
  2. Latar belakang garis ini diambil dari kisah mengadunya seorang miskin di Mesir kepada Khalifah Umar bin Khattab atas penggusuran rumahnya untuk pelebaran Mesjid, Kemudian Khalifah membuat goresan lurus pedang pada tulang untuk diserahkan kepada gubernurnya yang di Mesir yakni Amru bin Ash’ yang artinya berbuat adillah engkau wahai Amru bin Ash’
  3. Adil adalah perintah Allah Subhanahuwata’ala dan ini sangat dekat dengan ketaqwaan

Goresan Merah yang menyerupai Sampan bergerak dari Arah Kanan

  1. Bahwa LAZ DPU adalah Sampan ummat untuk menyelamatkan dhuafa dari keterpurukan dalam kemiskinan
  2. Bergeraklah dari kanan artinya mulailah bergerak dari arah yang benar dan sesuai syariah jangan menggunakan cara-cara yang bertentangan dengan aturan syariah

TULISAN

Tulisan yang tertera pada logo adalah LAZ DPU KALTIM “lebih peduli ummat” artinya tekad agar lembaga ini terus berkhidmat untuk ummat dan menjadi lembaga yang terus menjadi terdepan dalam memberikan pelayanan kepada ummat terutama kaum dhuafa